UE dan Jerman Lalai Bayar Dana Bantuan untuk Afganistan

 Baru 15 milyar dari 25 milyar Dolar Amerika Serikat yang dijanjikan untuk pembangunan kembali di Afganistan dibayar oleh para donor. Angka ini dipublikasikan sebuah perhimpunan organisasi bantuan di Afganistan.

Pemerintah Jerman tidak habis pikir atas dasar apa kritikan organisasi bantuan itu. Jerman adalah mitra yang paling bisa diandalkan Afganistan dan dengan cermat selalu berupaya memenuhi janjinya untuk membantu, demikian Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Heidemarie Wieczorek-Zeul. Sementara juru bicaranya, Stefan Bethe, menenkankan:

“Janji pemerintah Jerman untuk membantu pasti akan dipenuhi 100%. Sampai 2010 Jerman menjanjikan bantuan dana sebanyak 900 juta Euro, dari jumlah itu 684 juta Euro bersifat terikat secara hukum internasional dan sudah dibayar sampai 2007. Jika kita melihat angsuran yang sudah dibayar oleh pemerintah Jerman sampai saat ini, terlihat jelas jumlahnya sudah melebihi 90% dari dana yang dijanjikan dan angka ini meningkat terus.”

Tidak ada negara di dunia ini yang mendapat bantuan dana begitu besar dari Jerman selain Afganistan, demikian Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman kembali menekankan. Jerman selalu berupaya agar bantuannya sampai di tangan rakyat Afganistan. Demikian juga hasil jajak pendapat representatif yang dilakukan perguruan tinggi Jerman, Freie Universität Berlin, bersama mitra Afganistan-nya .

Sebaliknya perhimpunan organisasi bantuan di Afganistan mengritik, bahwa para negara donor, termasuk Jerman, lalai dalam memenuhi janjinya. Dana yang dijanjikan tahun 2001 sebanyak 25 juta milyar Dolar sampai saat ini baru dibayar 15 milyar Dolar. Amerika Serikat yang merupakan negara donor terbesar baru membayar setengah dari bantuan yang dijanjikannya. Disebutkan bahwa Uni Eropa dan Jerman juga menunggak, namun oleh Brussel dan pemerintah di Berlin hal ini disangkal. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Martin Jäger mengatakan:

“Kami tidak bisa mengerti, dari mana datangnya kritikan tersebut. Perkiraan kami adalah, kemungkinan dana yang kami janjikan untuk masa mendatang, yang secara logika memang belum bisa dibayar karena batas waktunya adalah tahun-tahun mendatang, dimasukkan dalam perhitungan mereka dan disodorkan dalam kritikan tersebut.”

Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman Wiezcorek-Zeul menjelaskan, Berlin sangat memperhatikan pengawasan atas pembayaran bantuan dana dan membantu proyek-proyek konkret. Hal ini nampaknya tidak disetujui oleh pihak tertentu di Afganistan, demikian pernyataan Wiezcorek-Zeul menanggapi kritikan perhimpunan organisasai bantuan itu.

Pemerintah Jerman merupakan donor dana terbesar keempat untuk Afganistan. Pemerintah di Kabul membiayai pengeluaran administratifnya dari dana bantuan negara donor. (Diakses dari sumber DW-World.de Deutsche Welle)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s