JAWABAN SOAL UAS ICT TAHUN AJARAN 2007/2008

 UJIAN AKHIR SEMESTER

TAHUN AKADEMIK 2007/2008

 

Mata Kuliah : INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (CYBER IT)
Semester / Juruasan : VIII / HI
Kelas / Program : 4 HI-2
Hari / Tanggal : Kamis / 24 April 2008
Dosen : H. Budi Mulyana, S.IP
Nama Mahasiswa : Roy Mossel
NIM : 44304043

1. Kelompok Kawasan : Eropa

Nama Negara : Jerman

Kapabilitas Politik Negara

 

Paham yang Dianut

 

Uraian

 

Keterangan

 

Ideologi

 

Republik Federal Jerman

Jerman adalah negara republik dan demokrasi, serta negara federal.

Republik sebagai bentuk negara dikukuhkan oleh UUD dalam Grundgesetz. Sebagai Republik Federal Jerman.Dalam hal ini tampak dalam kenyataan, bahwa Presiden Federal (Bundesprasident) adalah kepala negara yang ditentukan melalui pemilihan. Dasar bentuk negara demokrasi adalah asas kedaulatan rakyat. Undang-Undang Dasar menyebutkan, bahwa seluruh kekuasaan negara berasal dari rakyat. Dalam hal ini Grundgesetz menganut sistem demokrasi tak langsung, yaitu demokrasi melalui perwakilan. Artinya : kekuasaan negara harus diakui dan disetujuai rakyat, tetapi penyelenggaraannya tidak langsung oleh keputusan-keputusan rakyat, selain dalam pemilihan umum.

Penyelenggaraan ini diserahkan kepada badan-badan tersendiri. dibidang legislatif, eksekutif dan yudikatif. Rakyat sendiri menjalankan kekuasaan negara terutama dalam pemilihan parlemen yang diselenggarakan secara berkala.

Ekonomi dan Teknologi

 

Liberal dan industri

Jerman adalah salah satu negara dengan paham ekonomi liberal, selain itu Jerman merupakan negara industri. Saat ini Jerman berada pada posisi ke 3 sebagai negara industri maju setelah Amerika dan Jepang.

Gros Domestik Produk : $2.8 trilliun (2005)

GDP per Kapita : $34,400(2007)

 

GDP dari sektor ekonomi : Agrikultur, perhutanan, perikanan : 0.9%

Industri ;29.7 %

Barang & Jasa : 69.4% (2005)

Demografi

 

Jumlah penduduk 82,400,996 (2007)

 

Jerman memiliki banyak kota besar namun hanya tiga yang memiliki lebih dari satu juta orang: Berlin, Hamburg, dan Munich.

 

Dengan demikian populasi tidak terlalu terpusat dan berorientasi ke satu kota besar saja bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya.

Pada 2004 sekitar 6,7 juta non-warganegara tinggal di Jerman. Dengan yang terbesar datang dari Turki, diikuti oleh Italia, Yunani dan dari negara-negara lainnya.

 

Ibukota : Berlin

 

Populasi Kota Terbesar :

Berlin 3,387,800 (2005)

Hamburg 1,734,800 Munich 1,249,200

Cologne 969,70 (2005)

Frankfurt 646,900(2005)

 

Etnik :

Jerman 91.5%

Turki 2.3%

Italia 0.7%

Yunani 0.4%

Polandia 0.4%

Lain-lain 4.7%

 

 

Afiliasi Agama :

Protestan : 37 %

Katolik Roma: 35 %

Muslim : 4 %

Non Agama : 17 %

Lain-lain : 7 %

Militer

 

Jumlah personil tentara Jerman : 290.500 orang

 

Sejak tahun 1955 Jerman Barat telah tergabung di bawah komando North Atlantic Treaty Organization (NATO), dan hingga sampai saat inipun negara federal Jerman masih tetap bergabung dengan NATO.

Batas usia warga negara Jerman yang ingin bergabung atau menjadi tentara Jerman adalah harus berusia 16 sampai dengan 49 tahun.

Angkatan Darat (Heer) : 191,350 personil

 

Angkatan Laut (Deutsche Marine, includes naval air arm) : 25,650 personil

 

Angkatan Udara (Luftwaffe): 67,500 personil

 

Geografi

 

Luas Wilayah Jerman: 356,970 km2

 

Jerman merupakan negara yang bertetangga paling banyak di Eropa. terletak di bagian tengah Eropa,

Jerman bertetangga dengan Polandia dan Ceko di timur, Austria dan Swiss di selatan, Belanda, Belgia, Luxemburg dan Perancis di Barat serta Denmark, Laut Utara dan Baltik di utara.

Dataran Jerman Utara dengan ketinggian di atas permukaan laut tidak sampai 100 meter; Pegunungan Jerman Tengah terdiri dari tanah tinggi dari timur sampai barat; Tanah Lembah Rhine Barat Daya adalah satu daerah yang bersempadan ngarai dan tebing; sedang Dataran Tinggi Alphen Bavaria merupakan daerah pegunungan, di mana terdapat pegunungan Alps dengan puncaknya mencapai 2.963 meter di atas permukaan laut, merupakan puncak paling tinggi di Jerman.

Sungai Utama Jerman adalah Sungai Rhein (sepanjang 865 kilometer di wilayah Jerman) dan Sungai Danube, dengan temperatur rata-rata 14-10 derajat Celsius pada Juli dan 5-1 derajat Celsius pada Januari.

 

 

 

Diplomasi

 

Misi diplomasi yang dianut Jerman dalam hubungannya dengan negara lain disebut “Germany Eyes, Ears and Voice abroad.

Tujuannya dari misi diplomasi mereka adalah untuk memperkenalkan negara Jerman, mempertahankan kepentingan nasional dan melindungi warga negara Jerman di negara lain. mereka berusaha menegosiasi dengan pemerintah negara lain untuk mempromosikan kerjasama hubungan politik, ekonomi, budaya dan ilmu pengetahuan.

Tugas-tugas dasar dari misi diplomasi Negara Federal Jerman mencangkup :

  1. pengumpulan informasi

  2. Melaporkan isu-isu yang relevan dan berhubungan dengan kedaulatan federasi dan negara Jerman

  3. Membantu warga negara Jerman yang bermasalah di negara lain

  4. Membantu perusahaan Jerman yang ada ataupun berhubungan dengan negara lain, dan

  5. Mengembangkan jalur perdagangan

  6. Mempromosikan pertukaran budaya

  7. Memberikan pendidikan kepada negara lain tentang kebijakan-kebijakan luar negeri yang dikeluarkan pemerintah Jerman

  8. Mempersiapkan dan mengundang untuk mengunjungi pariwisata yang ada di Jerman

 

 

Sejarah Interaksi Internasional

 

 

 

 

Interaksi Internasional yg dilakukan oleh Jerman terbagi atas :

  1. Interaksi dengan negara-negara Uni Eropa

  2. Interaksi dengan negara-negara non- Uni Eropa

  3. Interaksi dengan Amerika Serikat, serta

  4. Interaksi dengan Negara-negara di luar Eropa.

 

1. Interaksi dengan negara-negara Uni Eropa. Maksudnya adalah, Sebagai bagian dari negara di kawasan Eropa Jerman terintegrasi dalam organisasi kawasan Uni Eropa yang memudahkan untuk berinteraksi dengan negara-negara anggota uni Eropa lainnya, karena di dalam organisasi Uni Eropa hambatan-hambatan yang ada dalam proses interaksi antar negara sedikit demi sedikit dihilangkan

2. Interaksi dengan negara-negara non- Uni Eropa, yaitu melakukan kerjasama yang lebih erat dengan negara-negara di Eropa yang belum masuk menjadi bagian dari Uni Eropa seperti dengan Rusia yaitu membuat poros Berlin-Paris Moskow, serta melakukan kerjasama dengan Polandia.

3. Interaksi dengan Amerika Serikat, yaitu menjalin hubungan kerjasama yang lebih erat dengan AS dimana Jerman mencoba menghindari keretakan hubungan Jerman-AS, setelah Jerman menjalin hubungan bilateral yg baru dengan Rusia.

4. Interaksi dengan negara-negara di luar Eropa, maksudnya adalah menjalin kerjasama dengan negara-negara di Asia Pasifik dan Timur Tengah di dalam bidang Ekonomi dan Politik.

 

 

 

Keterlibatan Dalam Perang

 

 

Dalam sejarah berlangsungnya negara Jerman telah terlibat dalam Perang-perang besar yang terjadi di dunia, diantaranya adalah Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Jerman merupakan aktor dibalik terjadinya perang dunia 1 dan 2 tetapi sebelum itu pun Jerman mempunyai beberapa konflik dengan negara-negara di Eropa lainnya.

Pada bulan agustus 1914 Jerman menyatakan perang terhadap Perancis, Inggris, Belgia, dan Rusia. Negara-negara Eropa terpecah menjadi dua aliansi, pertama Blok Sentral yang terdiri dari Jerman, Austria, Hongaria, Bulgaria, dan Turki. Kedua, Blok Sekutu yang terdiri dari Rusia, Perancis, Inggris, Servia, dan Belgia. Perang Dunia berakhir dengandisetujuinya genjatan senjata pada bula November 1918. tampil sebagai pemenangnya ialah kelompok negara-negara Sekutu.

Karena merasa diperlakukan secara tidak adil dalam perjanjian Versailles, Jerman menjadi negara fasis yang bersifat agresif.

pada tahun 1939, Jerman melakukan okupasi ke Polandia. Sebuan ini memancing Inggris dan Perancis menyatakan perang kepada Jerman maka meletuslah Perang Dunia II. Kemudian, Jerman menyerang Norwegia (April 1940), Belanda (Mei 1940), dan Belgia (akhir Mei 1940). Sekutu akhirnya dapat mengalahkan jerman di front Afrika Utara pada tahun 1943. Jerman akhirnya di bombardir sekutu pada tahun 1945, dan akhirnya menyerah.

 

 

 

Keterlibatan Dalam Perjanjian Internasional

 

 

Pasca Perang Dunia I dan II, Jerman telah mengikuti dan melakukan banyak perjanjian internasional,

Diantaraperjanjian-perjanjian yang telah dilakukan oleh Jerman ada sebuah perjanjian yang sangat dikenal oleh banyak orang didunia yaitu perjanjian Versailles.

Perjanjian Versailles adalah suatu perjanjian damai yang secara resmi mengakhiri Perang Dunia I antara Sekutu dan Kekaisaran Jerman. Setelah enam bulan negosiasi melalui Konferensi Perdamaian Paris, perjanjian ini akhirnya ditandatangani sebagai tindak lanjut dari perlucutan senjata yang ditandatangani pada bulan November 1918 di Compiègne Forest.

Salah satu hal paling penting yang dihasilkan oleh perjanjian ini adalah bahwa Jerman menerima tanggung jawab penuh sebagai penyebab peperangan dan, melalui aturan dari pasal 231-247, harus melakukan perbaikan-perbaikan pada negara-negara tertentu yang tergabung dalam Sekutu.

Perjanjian Versailles ini juga telah menciptakan keadaan suatu keadaan yang kondusif didirikannya Liga Bangsa-Bangsa, sebuah tujuan utama Presiden A.S. Woodrow Wilson. Liga Bangsa-Bangsa dimaksudkan untuk menengahi konflik-konflik internasional dan dapat mencegah terjadinya perang di masa depan.

Setelah Perang Dunia II, dalam perjalanannya jerman telah ikut serta dalam banyak perjanjian-perjanjian internasional di berbagai bidang, diantaranya bidang politik, keamanan, teknologi, ekonomi, perdagangan dan industri serta perjanjian-perjanjian di bidang lingkungan yang isu-isunya saat ini telah menjadi isu yang sangat global dan penting untuk di ikuti oleh setiap negara di dunia. Diantaranya Jerman telah mengikuti perjanjian-perjanjian internasional yang bergerak di bidang lingkungan hidup yaitu, Antarctic-Environmental Protocol, Antarctic Treaty, dan Climate Change-Kyoto Protocol.

 

 

 

 

 

2.a. Berdasarkan Weekly news yang telah saya tampilkan di Blog saya, saya dapat mengambil analisa bahwa Jerman memiliki suatu peranan yang sangat penting dalam banyak bidang, baik di dunia internasional maupun di kawasan Eropa (Uni Eropa). Pada periode kepemimpian Kanselir Jerman Angela Markel saat ini, Jerman telah mencapai banyak hal dalam berbagai bidang dan juga Jerman telah menjadi sebuah Negara yang memiliki andil besar dalam menentukan arah perpolitikan internasional ataupun kawasan yaitu uni Eropa. Pada kawasan Uni Eropa Pengaruh suara Jerman di Dewan Uni Eropa merupakan suara terbasar setelah Perancis, sehingga ketika pada tahun ini dimana Perancis akan menjadi ketua Dewan Uni Eropa maka presiden perancis secara intens selalu mengadakan pertemuan untuk membahas banyak hal yang berkaitan untuk mendapatkan dukungan dalam penentuan arah kebijakan Uni Eropa.

Sedangkan di luar wilayah Uni Eropa Jerman dengan gigih tetap memperjuangkan agar negara-negara di dunia untuk bersama-sama bekerjasama menangani permasalahan lingkungan yang saat ini telah menjadi suatu permasalahan yang seruis dan mengancam kehidupan umat manusia. Di Uni Eropa sendiri peranan Jerman dalam menyerukan agar negara-negara Uni Eropa dapat fokus dan intens dalam menanganai permasalahan lingkungan hidup daspat dikatakan telah berhasil.

Lalu di bidang Politik, peranan Jerman dalam permasalahan politik dunia juga masih tetap memiliki peranan yang kuat, dimana sebagai contoh Jerman sebagai salah satu negara anggota NATO telah menugaskan pasukan gerak cepatnya di Afghanistan Selatan guna menggantikan keberadaan pasukan Norwegia. Sedangkan Hubungan antara Jerman dengan negara-negara lainnya di dunia tetap terjalin dengan baik bahkan denganIsrael sekalipun.

 

2.b. Bila saya hubungkan keterkaitan antara kondisi real yang telah saya jelaskan diatas dengan keseluruhan kapabilitas negara yang dimiliki oleh Jerman, tentunya sangat berhubungan sekali. Dimana dengan segala segala sumber daya alam maupun manusia serta kekuatan dan keunggulan teknologi dan ekonominya. Dapat dilihat dengan income per capita masyarakatnya yang sebesar $34,400, Jerman merupakan salah satu negara Eropa yang memiliki GDP terberbesar ke 3 di Eropa, lalu di bidang pendidikan Jerman juga merupakan sebuah negara tujuan para pelajar di dunia untuk menimba ilmu, hal ini dikarenakan standar pendidikan di Jerman merupakan standar tertinggi di dunia. Sedangkan di bidang teknologi, juga merupakan negara yang memiliki teknologi terbaik dan tertinggi di dunia setelah Jepang. Ditambah pula dengan keikutsertaannya dalam keanggotaan Jerman di berbagai organisasi internasional, maka pantaslah kiranya Jerman ini menjadi sebuah negara yang memiliki peranan penting baik di kawasan Eropa maupun di dunia internasional.

3. Menurut saya bila dibandingkan dengan negara-negara kelompok saya (Eropa) yaitu Inggris, Perancis dan Turki. Maka Kapabilitas Jerman sebagai sebuah negara yang memiliki keseimbangan di berbagai sektor, hanya dapat disaingi oleh Inggris dan Perancis. Sehingga ketiga negara ini kapabilitasnya dapat dikatakan seimbang baik secara ekonomi, politik, teknologi maupun pertahanan dan keamanan. Untuk pengaruh ataupun peranan dari Inggris dan Perancis dalam kancah perpolitikan global, mereka memiliki pengaruh yang kuat tarlebih pengaruh dari kebijakan-kebijakan politik luar negeri Inggris dalam perpolitikan global, disamping sebagai negara yang kuat di segala bidang Inggris juga merupakan sekutu dekat dari Amerika Serikat. Lain halnya dengan pengaruh ataupun peranan dari Turki, karena kapabilitas Turki dapat dikatakan tingkatannya masih jauh dibawah Jerman, Inggris maupun Perancis, sehingga kapabilitasnya untuk menancapkan pengaruhnya di dunia internasional masih belum cukup kuat.

 

 

 

 

Jawaban Soal-soal UTS Semester VIII

 

Mata Kuliah : INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (CYBER IR)
Semester / Juruasan : VIII / HI
Kelas / Program : 4 HI-2
Hari / Tanggal : Kamis / 24 April 2008
Dosen : H. Budi Mulyana, S.IP

 Nama Mahasiswa : Roy Mossel

1. Kelompok Kawasan : Eropa

Nama Negara : Jerman

Kapabilitas Politik Negara

 

Paham yang Dianut

 

Uraian

 

Rincian

 

Ideologi

 

Republik Federal Jerman

Jerman adalah negara republik dan demokrasi, serta negara federal.

Republik sebagai bentuk negara dikukuhkan oleh UUD dalam Grundgesetz. Sebagai Republik Federal Jerman.Dalam hal ini tampak dalam kenyataan, bahwa Presiden Federal (Bundesprasident) adalah kepala negara yang ditentukan melalui pemilihan. Dasar bentuk negara demokrasi adalah asas kedaulatan rakyat. Undang-Undang Dasar menyebutkan, bahwa seluruh kekuasaan negara berasal dari rakyat. Dalam hal ini Grundgesetz menganut sistem demokrasi tak langsung, yaitu demokrasi melalui perwakilan. Artinya : kekuasaan negara harus diakui dan disetujuai rakyat, tetapi penyelenggaraannya tidak langsung oleh keputusan-keputusan rakyat, selain dalam pemilihan umum. Penyelenggaraan ini diserahkan kepada badan-badan tersendiri. dibidang legislatif, eksekutif dan yudikatif. Rakyat sendiri menjalankan kekuasaan negara terutama dalam pemilihan parlemen yang diselenggarakan secara berkala.

Ekonomi dan Teknologi

 

Liberal dan industri

Jerman adalah salah satu negara dengan paham ekonomi liberal, selain itu Jerman merupakan negara industri. Saat ini Jerman berada pada posisi ke 3 sebagai negara industri maju setelah Amerika dan Jepang.

Gros Domestik Produk : $2.8 trilliun (2005)

GDP per Kapita : $33,890.50 (2005)

 

GDP dari sektor ekonomi : Agrikultur, perhutanan, perikanan : 0.9%

Industri ;29.7 %

Barang & Jasa : 69.4% (2005)

 

 

 

Demografi

 

Jumlah penduduk 82,400,996 (2007)

 

Jerman memiliki banyak kota besar namun hanya tiga yang memiliki lebih dari satu juta orang: Berlin, Hamburg, dan Munich.

 

Dengan demikian populasi tidak terlalu terpusat dan berorientasi ke satu kota besar saja bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya.

Pada 2004 sekitar 6,7 juta non-warganegara tinggal di Jerman. Dengan yang terbesar datang dari Turki, diikuti oleh Italia, Yunani dan dari negara-negara lainnya.

 

Ibukota : Berlin

 

Populasi Kota Terbesar :

Berlin 3,387,800 (2005)

Hamburg 1,734,800 Munich 1,249,200

Cologne 969,70 (2005)

Frankfurt 646,900(2005)

 

Etnik :

Jerman 91.5%

Turki 2.3%

Italia 0.7%

Yunani 0.4%

Polandia 0.4%

Lain-lain 4.7%

 

 

Afiliasi Agama :

Protestan : 37 %

Katolik Roma: 35 %

Muslim : 4 %

Non Agama : 17 %

Lain-lain : 7 %

Militer

 

Jumlah personil tentara Jerman : 290.500 orang

 

Sejak tahun 1955 Jerman Barat telah tergabung di bawah komando North Atlantic Treaty Organization (NATO), dan hingga sampai saat inipun negara federal Jerman masih tetap bergabung dengan NATO.

 

 

Angkatan Darat : 191,350 personil

 

Angkatan Laut : 25,650 personil

 

Angkatan Udara : 67,500 personil

 

Geografi

 

Luas Wilayah Jerman: 356,970 km2

 

Jerman merupakan negara yang bertetangga paling banyak di Eropa. terletak di bagian tengah Eropa,

Jerman bertetangga dengan Polandia dan Ceko di timur, Austria dan Swiss di selatan, Belanda, Belgia, Luxemburg dan Perancis di Barat serta Denmark, Laut Utara dan Baltik di utara.

Dataran Jerman Utara dengan ketinggian di atas permukaan laut tidak sampai 100 meter; Pegunungan Jerman Tengah terdiri dari tanah tinggi dari timur sampai barat; Tanah Lembah Rhine Barat Daya adalah satu daerah yang bersempadan ngarai dan tebing; sedang Dataran Tinggi Alphen Bavaria merupakan daerah pegunungan, di mana terdapat pegunungan Alps dengan puncaknya mencapai 2.963 meter di atas permukaan laut, merupakan puncak paling tinggi di Jerman.

Sungai Utama Jerman adalah Sungai Rhein (sepanjang 865 kilometer di wilayah Jerman) dan Sungai Danube, dengan temperatur rata-rata 14-10 derajat Celsius pada Juli dan 5-1 derajat Celsius pada Januari.

 

 

 

 

2.a. Berdasarkan Weekly news yang telah saya upload, saya dapat menganalisa tentang beberapa hal penting yang berkaitan dengan politik luar negeri serta peranan Jerman di kancah perpolitikan internasional. Kondisi real yang terjadi dapat dikatakan dalam suatu kondisi yang dinamis dimana berbagai keputusan ataupun kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Jerman dibawah kepemimpinan Kanselir Angela Markel begitu beragam, ada tekanan baik secara internasional maupun nasional. Dalam hal ini dapat dilihat dalam keputusan Angela Markel menolak permintaan North Atlantic Treaty Organization (NATO) dalam keterlibatan militer Jerman dalam misi di Afghanistan Selatan. Dalam Permasalahan ini Tentara Jerman dituntut oleh NATO untuk ikut serta secara penuh dalam pertempuran di Afghanistan Selatan, tetapi keputusan tidak mutlak di tangan Kanselir Markel namun parlemen Jermanpun memiliki peranan penting akan setiap kebijakan dan mengenai pengiriman pasukan Jerman ke Afghanistan Selatan Kanselir tidak mendapatkan persetujuan dari parlemen.

Akan tetapi bersebrangan dengan permasalahan penolakan pengiriman tentara Jerman ke Afghanistan Selatan, tentara jerman yang tergabung di dalam NATO akan dikirimkan ke daerah Kosovo sebagai pasukan keamanan untuk meredam konflik di daerah tersebut.

Lain lagi mengenai permasalahan konflik yang terjadi antara Israel-Palestina, pada 10 Maret lalu, pemerintah Jerman mengutuk Israel yang berencana untuk membangun ratusan rumah baru di kawasan pendudukan Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Jerman mengutuk rencana tersebut karena rencana tersebut tak dapat diterima dan merupakan suatu ancaman atas proses perdamaian Timur Tengah.

 

2.b. Bila saya hubungkan keterkaitan mengenai Weekly News yang telah saya upload dengan kapabilitas Jerman dengan kondisi real yang terjadi maka dengan singkat saya dapat mengatakan bahwa saat ini Jerman sebagai negara maju memiliki peranan penting dalam menciptakan stabilitas politik global. Perana Jerman juga dapat dilihat dalm keterlibatannya di berbagai organisasi internasional seperti NATO. Sedangkan mengenai kapabilitas Jerman juga dapat dilihat melalui letak geografinya, demografi serta sector ekonomi dan teknologi yang dimiliki oleh Jerman. Tidask dapat dipungkiri bahwa Jerman merupakan negara yang sangat penting untuk dijadikan sebagai rekan kerjasama bagi negara-negara lain didunia, hal ini dikarenakan keunggulan mereka dalam bidang pendidikan, ekonomi dan teknologi.

 

 

 

 

UE dan Jerman Lalai Bayar Dana Bantuan untuk Afganistan

 Baru 15 milyar dari 25 milyar Dolar Amerika Serikat yang dijanjikan untuk pembangunan kembali di Afganistan dibayar oleh para donor. Angka ini dipublikasikan sebuah perhimpunan organisasi bantuan di Afganistan.

Pemerintah Jerman tidak habis pikir atas dasar apa kritikan organisasi bantuan itu. Jerman adalah mitra yang paling bisa diandalkan Afganistan dan dengan cermat selalu berupaya memenuhi janjinya untuk membantu, demikian Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Heidemarie Wieczorek-Zeul. Sementara juru bicaranya, Stefan Bethe, menenkankan:

“Janji pemerintah Jerman untuk membantu pasti akan dipenuhi 100%. Sampai 2010 Jerman menjanjikan bantuan dana sebanyak 900 juta Euro, dari jumlah itu 684 juta Euro bersifat terikat secara hukum internasional dan sudah dibayar sampai 2007. Jika kita melihat angsuran yang sudah dibayar oleh pemerintah Jerman sampai saat ini, terlihat jelas jumlahnya sudah melebihi 90% dari dana yang dijanjikan dan angka ini meningkat terus.”

Tidak ada negara di dunia ini yang mendapat bantuan dana begitu besar dari Jerman selain Afganistan, demikian Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman kembali menekankan. Jerman selalu berupaya agar bantuannya sampai di tangan rakyat Afganistan. Demikian juga hasil jajak pendapat representatif yang dilakukan perguruan tinggi Jerman, Freie Universität Berlin, bersama mitra Afganistan-nya .

Sebaliknya perhimpunan organisasi bantuan di Afganistan mengritik, bahwa para negara donor, termasuk Jerman, lalai dalam memenuhi janjinya. Dana yang dijanjikan tahun 2001 sebanyak 25 juta milyar Dolar sampai saat ini baru dibayar 15 milyar Dolar. Amerika Serikat yang merupakan negara donor terbesar baru membayar setengah dari bantuan yang dijanjikannya. Disebutkan bahwa Uni Eropa dan Jerman juga menunggak, namun oleh Brussel dan pemerintah di Berlin hal ini disangkal. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Martin Jäger mengatakan:

“Kami tidak bisa mengerti, dari mana datangnya kritikan tersebut. Perkiraan kami adalah, kemungkinan dana yang kami janjikan untuk masa mendatang, yang secara logika memang belum bisa dibayar karena batas waktunya adalah tahun-tahun mendatang, dimasukkan dalam perhitungan mereka dan disodorkan dalam kritikan tersebut.”

Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman Wiezcorek-Zeul menjelaskan, Berlin sangat memperhatikan pengawasan atas pembayaran bantuan dana dan membantu proyek-proyek konkret. Hal ini nampaknya tidak disetujui oleh pihak tertentu di Afganistan, demikian pernyataan Wiezcorek-Zeul menanggapi kritikan perhimpunan organisasai bantuan itu.

Pemerintah Jerman merupakan donor dana terbesar keempat untuk Afganistan. Pemerintah di Kabul membiayai pengeluaran administratifnya dari dana bantuan negara donor. (Diakses dari sumber DW-World.de Deutsche Welle)

 

 

Kerjasama WWF Jerman dengan Deutsche Post untuk Sebangau

WWF mengajak pihak industri ambil bagian dalam politik lingkungan global. Untuk proyek penghijauan hutan di Sebangau misalnya, WWF bekerjasama dengan perusahaan pos dan logistik Jerman Deutsche Post (DHL).

Setelah Uni Eropa, Amerika Serikat dan Cina, saat ini Indonesia berada di peringkat ke-empat produsen emisi gas rumah kaca dunia. Menurut Markus Raday dari WWF

“Jika kita lihat emisi dari industri di Indonesia, orang harus membandingkannya dengan Jerman atau Cina. Penyebabnya kerusakan lahan hutan di Indonesia sangat besar, terutama akibat kebakaran. Dalam pemberitaan orang mendengar hampir setiap tahun terjadi kebakaran hutan di Indonesia. Misalnya kebakaran besar hutan di Kalimantan. Inilah yang menyebabkan dilepaskannya karbondioksida dalam jumlah amat besar ke udara.”

 

Karena itu secara umum hutan-hutan berfungsi sangat penting bagi perlindungan iklim. Dalam pohon-pohon, tanah juga dalam akar tersimpan unsur karbon yang luar biasa besarnya. Jika struktur unsur karbon ini terganggu misalnya akibat kebakaran, maka hutan akan menjadi penghasil emisi gas rumah kaca, yakni karbondioksida. Upaya untuk mengurangi emisi CO 2 ini antara lain dilakukan dengan sebuah proyek di kawasan Sebangau, di Kalimantan Tengah. Saat ini Sebangau sudah ditetapkan menjadi taman nasional dengan luas hampir 570 ribu hektar. Namun menurut Raday justru di situlah letak masalahnya. Hal yang banyak terjadi pada taman-taman nasional di Indonesia adalah pengawasannya kurang terjamin. Oleh sebab itu WWF melalui WWF Indonesia menempatkan tim di sana untuk menjaga agar upaya melestarikan kawasan taman nasional itu benar-benar dilaksanakan.

 

Kerjasama antara WWF Jerman dan Deutsche Post (DHL) memusatkan kegiatannya di hutan taman nasional Sebangau. Menurut Raday

“Hutan di Sebangau adalah hutan tropis yang menyimpan unsur karbon dalam jumlah sangat besar, karena pohon-pohonnya tumbuh di atas lapisan gambut yang tebalnya beberapa meter. Kandungan CO 2 lapisan gambut sangat besar, sama seperti batu bara. Jika hutan-hutan itu terbakar atau lapisan gambut itu dikeringkan, maka gambut itu akan terurai dan melepaskan CO 2 ke udara. Jumlahnya ratusan ton bahkan ribuan ton per hektar. Yakni untuk setiap lahan seluas 100 kali 100 meter.”

 

Untuk mengembalikan kondisi alami Taman Nasional Sebangau yang luasnya hampir 570 ribu hektar ini  diperlukan bantuan dana yang besar pula. Oleh sebab itu WWF mengajak pihak industri untuk ikut andil di dalamnya, dan mendapat dukungan dari Deutsche Post (DHL). Tapi apa yang menyebabkan perusahaan logistik yang berkantor pusat di sebelah Deutsche Welle, di Bonn ini bersedia ikut andil untuk proyek yang berada di tengah Kalimantan tersebut.

“Sebagai perusahaan logistik dan pos, Deutsche Post yang secara global dikenal sebagai DHL memiliki tanggung jawab untuk mengurangi dampak negatif aktivitas kami terhadap lingkungan. Kami juga ingin menjadi bagian dari pemecahan masalah. Ya tentu saja kami pertama-tama memiliki kewajiban mengkaji apa yang dapat kami perbaiki secara intern, dengan mengembangkan teknik alternatif, kendaraan alternatif atau proses yang lebih baik dalam penggunaan energi. Tapi sebagai perusahaan logistik tentu saja sangat sulit melakukan semua hal yang tidak mengganggu lingkungan. Oleh sebab itu kami juga mencari upaya mendukung perlindungan iklim secara global.”

 

Secara rinci Markus Raday dari WWF menjelaskan proyek di Sebangau yang terdiri dari dua bagian ini

“Satu bagian adalah pengembangan standar internasional yang diakui. Suatu standar dimana orang dapat mengukur berapa volume karbondioksida yang dapat direduksi bila orang melindungi hutan. Dalam diskusi internasional pada konferensi iklim dunia PBB di Bali tahun lalu, semua tertarik dengan tema ini. Artinya negara-negara industri juga berkepentingan bahwa hutan-hutan di negara berkembang atau di ambang industri tetap lestari agar hutan-hutan itu sebagai penyimpan unsur karbon tetap stabil dalam jangka panjang. Bagaimana orang dapat mengukur apakah suatu negara atau kawasan mampu melindungi hutannya dibanding dengan pemusnahan hutan yang selama ini terjadi, akan menjadi tugas standar tersebut. Itu dari segi teknisnya, tapi dari pihak WWF juga berkepentingan bahwa dari standar tersebut juga dapat diketahui seberapa besar keragaman hayati yang masih dapat diselamatkan di dalam hutan. Itulah bagian proyek yang kami lakukan bersama-sama Deutsche Post.”

 

Untuk bagian proyek lainnya yang bergerak di bidang lokal dijelaskan Markus Raday, di Sebangau WWF ingin melakukan rehabilitasi untuk lahan yang cukup besar di kawasan yang sebagian sudah rusak tapi sebagian masih memiliki lapisan gambut yang utuh serta hutan-hutannya, untuk dikembalikan ke keadaannya yang alami. Tindakan yang bisa dilakukan untuk itu adalah saluran pengeringan air yang dibangun 10  tahun lalu kembali ditutup sehingga kawasan gambut dapat terhubung kembali sehingga gambut ini tetap utuh, demikian juga fungsinya sebagai penyimpan unsur karbon. Dan perlahan-lahan dikembalikan ke kondisi vegetasi asal. Karena hal ini meliputi kawasan cukup besar, WWF akan mengkaji bagaimana pelaksanaannya secara teknis.

 

Perusahaan pos dan logistik yang juga memiliki bagian manajemen lingkungan ini telah lama menjalin kemitraan dengan WWF Jerman. Kerja sama dalam bentuk proyek di regenerasi hutan di Sebangau akan berlangsung dua tahun, yang untuk jangka panjang diharapkan menyumbang andil dalam pelestarian lingkungan. Walaupun baru dimulai namun Ian Midgley dari Deutsche Post tetap realistis

Bersama WWF deutsche Post Jerman ingin bekerja sama untuk mengembangkan suatu standar yang diakui secara internasional dan diberi sertifikat oleh pakar eksternal. Dimana manfaat tidak hanya di bidang perlindungan iklim dalam mengurangi CO 2 tapi juga dalam hal keragaman hayati dan sosial ekonomi. Proyek ini juga diharapkan membawa keuntungan bagi penduduk setempat. Itulah yang menarik minat Deutsche Post Jerman ketika WWF mempresentasikan proyek ini. Karena perusahaan ini memiliki politik berkesinambungan yang tidak hanya di bidang lingkungan tapi juga meliputi aspek sosial.”

 

Meskipun proyek kerja sama dengan Deutsche Post atau DHL penetapan standar internasional disepakati untuk kurun dua tahun. Namun WWF Jerman dan Indonesia akan mengamati secara seksama bagaimana reaksi hutan-hutan tersebut terhadap upaya pengembalian kondisi alaminya. Karena itu diperlukan proyek jangka panjang yang diperkirakan berlanjut hingga 10 tahun ke depan.

Dikutip dari DW-WORLD.DE

 

 

JERMAN

 

Republik Federal Jerman (bahasa Jerman: Bundesrepublik Deutschland) adalah sebuah negara di Eropa Tengah. Negara dengan sejarah panjang ini di sebelah barat berbatasan dengan Belanda, Belgia, Luxemburg, dan Perancis. Di sebelah selatan berbatasan dengan Swiss dan Austria. Di sebelah timur berbatasan dengan Ceko dan Polandia. Di sebelah utara berbatasan dengan Denmark. Negara ini pernah memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada yang sekarang dan pernah pula terpecah secara politik sejak berakhirnya Perang Dunia II tepatnya pada tanggal 7 Oktober 1949 hingga tanggal 3 Oktober 1990, di saat bagian timur negara ini dikuasai oleh rezim komunis dan bernama Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur, atau Deutsche Demokratische Republik disingkat DDR).

Jerman juga merupakan negara penting dalam Uni Eropa dan adalah negara anggota dengan penduduk terbanyak. Selain itu, Jerman juga adalah anggota NATO dan G8.

Penduduk

Demografi

Hamburg adalah kota terbesar kedua Jerman (foto ini memperlihatkan pusat Hamburg sebelum perang dunia I)

Jerman memiliki banyak kota besar namun hanya tiga yang memiliki lebih dari satu juta orang: Berlin dengan 3,4 juta orang, Hamburg dengan 1,8 juta orang, dan München dengan 1,4 juta orang. Dengan demikian populasi tidak terlalu terpusat dan berorientasi ke satu kota besar saja bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Kota terbesar lainnya adalah Köln, Frankfurt am Main, Stuttgart, Dortmund, Essen, Düsseldorf, Bremen, Duisburg dan Hannover. Kota terbesar adalah region Rhine-Ruhr, termasuk distrik Düsseldorf-Köln.

Pada 2004, sekitar 6,7 juta non-warganegara tinggal di Jerman. Dengan yang terbesar datang dari Turki, diikuti oleh Italia, Yunani, Kroasia, Belanda, Serbia, Montenegro, Spanyol, Bosnia dan Herzegovina, Austria, Portugal, Vietnam, Maroko, Polandia, Macedonia, Lebanon dan Perancis [1]. Sekitar 2/3-nya telah berada di negara ini selama 8 tahun atau lebih, dan oleh karena itu bisa dinaturalisasikan. [2]

Jerman masih merupakan tujuan utama bagi pengungsi politik (peminta suaka) dan ekonomi dari banyak negara berkembang, namun jumlahnya turun dalam beberapa tahun terakhir ini, mencapai sekitar 50.000 pada 2003.

Agama

Jerman adalah tempat kelahiran Reformasi yang dimulai oleh Martin Luther pada awal abad ke-16. Sekarang ini, Protestan (terutama di utara dan timur) terdiri dari 33% populasi dan Katolik (terutama di selatan dan barat) juga 33%. Keseluruhan terdapat sekitar 55 juta orang beragama Kristen. Kebanyakan Protestan Jerman merupakan anggota dari Gereja Evangelikal Jerman. Gereja Bebas ada dalam kota besar maupun kecil. Paus Katolik Roma sekarang ini adalah orang Jerman, Paus Benediktus XVI.

Selain itu ada beberapa ratus ribu pemeluk Ortodoks (terutama Yunani dan Serbia), 400.000 anggota Gereja Kerasulan Baru, lebih dari 150.000 anggota Saksi Yehuwa, dan beberapa grup kecil lainnya.

Di luar itu ada pula sekitar 3,7 juta Muslim di Jerman yang terutama dianut oleh keturunan imigran dari Turki).

Jerman sekarang memiliki populasi Yahudi terbesar ke-3 di Eropa. Pada 2004, jumlah orang Yahudi dari bekas Uni Soviet yang tinggal di Jerman dua kali lipat dibanding dengan yang tinggal di Israel, membuat total pertumbuhan lebih dari 200.000 sejak 1991. Sekitng Yahudi memiliki suara dalam kehidupan publik Jerman melalui Zentralrat der Juden in Deutschland. Padahal di bawah rezim Nasionalis Sosialis (Nazi) Jerman, orang Yahudi di Eropa yang dibantai cukup banyak. Sekitar 12.000.000 orang Yahudi yang hidup di Eropa pada awal Januari 1933 menjadi sekitar 3.000.000 orang Yahudi yang selamat dari genosida (sapu bersih etnik) Nazi.

Die neue dutsche welle wilayah bekas jerman Timur Jerman Timur /www.umich.edu/~newsinfo/Releases/1997/Dec97/r121097a.html survey] belakangan ini. Sekitar 30% dari populasi tidak memiliki agama. Di Timur angka ini mungkin lebih tinggi.

Gereja dan negara terpisah, tetapi ada kerja sama di banyak bidang, terutama dalam bidang sosial, Gereja dan komunitas keagamaan, bila mereka besar, stabil dan setia kepada konstitusi, dapat mendapat status khusus dari negara sebagai “perusahaan di bawah hukum publik” yang mengizinkan Gereja untuk memungut pajak dari anggota yang disebut Kirchensteuer (pajak gereja). Pendapatan ini dikumpulkan oleh negara sebagai pengganti biaya koleksi. Lihat Status kebebasan agama di Jerman dan Pemisahan gereja dan negara.

 

Tentang nama Jerman

Nama bangsa Jerman (bahasa Indonesia mengambil dari nama yang dipakai dalam bahasa Inggris) dikenal dengan nama-nama yang berbeda: German (dengan variasinya, contohnya dipakai dalam bahasa Indonesia dan Inggris), Allemania (dengan variasinya, dipakai misalnya oleh bahasa Perancis, Spanyol, dan Arab), Saksa (dipakai oleh bahasa Finlandia) dan juga Deutsch (dengan variasinya, dipakai misalnya oleh bahasa Jerman, Swedia, dan Belanda). Nama-nama itu sebetulnya mengacu pada puak-puak bangsa Germanik yang berbeda-beda, sekaligus menunjukkan beragamnya masyarakat Jerman. Deutsch (baca /doitʃ/) merupakan satu puak suku Germanik di yang tinggal di bagian utara, Alleman adalah tinggal di bagian selatan, serta Sachsen adalah puak yang tinggal di bagian timur Jerman sekarang. Nama German merupakan nama dari dewi pelindung bangsa-bangsa Germanik (Dewi Germania).

Sejarah Jerman

Sejarah Jerman dimulai dengan didirikannya negara pada era Romawi Kuna pada abad ke-8, dan lalu berlanjut menjadi Kekaisaran Suci Romawi dari abad ke-9 sampai tahun 1806 . Pada kekuasaan terbesarnya, teritori kekaisaran ini terdiri dari Jerman, Austria, Slovenia, Ceko, Polandia Barat, Perancis timur, Swiss, dan Italia utara modern. Setelah pertengahan abad ke-16, ketika kehilangan banyak teritori, kekaisaran ini disebut sebagai “Kekaisaran Romawi Suci Negara Jerman”.

Sejarah diikuti dengan Konfederasi Jerman tahun 18151866, Kekaisaran Jerman tahun 18711918, dan Republik Weimar tahun 19191933. Muncul Nazi Jerman Adolf Hitler tahun 19331945 dan pecahnya Perang Dunia. Setelah itu, muncul pengaruh setelah perang dengan terpecahnya Jerman dari 1945 sampai 1990 dan penyatuannya.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!